Kamis, 18 April 2013

Keselamatan Oleh Nama Yesus



“Dan keselamatan tidak ada di dalam siapapun juga selain di dalam Dia, sebab di bawah kolong langit ini tidak ada nama lain yang diberikan kepada manusia yang olehnya kita dapat diselamatkan” (Kisah Para Rasul 4:12)

Sepanjang sejarah, semua agama yang ada di dunia telah mempertanyakan dan berusaha menjawab arah keselamatan kekal manusia. Bagaimana manusia dapat selamat? Apakah ada kehidupan setelah kematian? Kemana manusia setelah meninggal?

Pertanyaan ini digumulkan oleh para pemikir rohani dan filsafat di Barat juga di Timur, tetapi tidak ada yang dapat memberikan jawaban yang memuaskan. Jikalau bertanya soal keselamatan, maka akhirnya banyak orang hanya dapat berkata: Semoga saya selamat… Semoga saya diterima oleh-Nya. Tidak demikian bagi kita orang percaya. Firman Tuhan sudah menyatakan dengan jelas bahwa permasalahan manusia akan keselamatan hanya bisa dijawab oleh Tuhan Sang Pencipta manusia itu sendiri. Tidak ada kemampuan manusia untuk dapat membuat satu jalan kepada Allah Bapa. Jalan keluar atas keselamatan manusia telah dilaksanakan dan digenapi oleh Tuhan tanpa campur tangan manusia berdosa. Semua perkara tentang keselamatan hanya bersumber kepada Anugerah Allah yang kekal. Tuhan telah memberikan satu jalan penebusan yang luar biasa. Anak-Nya yang Tunggal telah dikorbankan untuk membuka jalan bagi manusia berdosa agar kita semua boleh berkumpul bersama dengan Allah Bapa di Sorga.

Yang Kekal bersatu dengan yang fana, Yang Kudus bersatu dengan yang telah jatuh dalam dosa, Yang Mencipta bersatu dengan yang dicipta, semua ini dapat terjadi karena satu jalan yang telah Tuhan Yesus buat bagi kita: Dia yang adalah Tuhan lahir ke dunia sebagai manusia, dalam hidup-Nya taat kepada Allah Bapa, bahkan taat sampai mati di kayu salib bagi dosa-dosa kita dan bangkit pada hari ketiga menyatakan kemenangan atas dosa.

Karena itu tepat sekali saat Petrus menyatakan: Keselamatan tidak ada di dalam siapapun juga selain di dalam Dia (Yesus), sebab di bawah kolong langit ini tidak ada nama lain yang diberikan kepada manusia yang olehnya kita dapat diselamatkan. Masalah manusia akan keselamatan hanya dapat diselesaikan oleh Tuhan sendiri. Lalu, apa bagian manusia? Kita hanya dapat menerimanya dengan iman dan pengucapan syukur yang mendalam. Terima kasih Tuhan Yesus! Engkau telah menyelamatkanku. Engkau telah rela mati bagiku. Inilah yang dikatakan oleh Martin Luther: Christ Pro Me. Kristus adalah Allah yang secara penuh memberikan diri-Nya kepadaku. Oh, betapa berharganya hidupku di hadapan Allah!

Karena itu, mari kita mengisi keselamatan yang sangat berharga ini seperti yang Petrus dan Yohanes lakukan, berkata-kata tentang Yesus Penebusku. Bercerita tiada putus tentang kasih-Nya yang mencari manusia berdosa dalam setiap kesempatan yang Tuhan anugerahkan bagi kita. Maukah Anda? Amin.
sumber:www.gkagloria.or.id/renunganwarta

Tidak ada komentar:

Posting Komentar